Kalkulator Seleksi
Langkah 1 dari 6
Tamu
Data Ternak
Estimasi 3 menit
Isi identitas dasar sapi. Data ini opsional bagi Tamu, namun membantu penamaan hasil.
Asal daerah
Bali
NTB
NTT
Sulawesi Selatan
Lainnya
Alamat
Nama / Kode sapi
(opsional)
Foto ternak
(opsional)
Ambil / pilih foto ternak
JPG, PNG, atau WEBP. Foto besar akan disesuaikan otomatis.
Syarat Umum
(Gate)
Berasal dari pembibitan yang sesuai dengan pedoman pembibitan sapi potong yang baik
Sehat dan bebas dari penyakit hewan menular yang dinyatakan oleh petugas berwenang
Bebas dari segala cacat fisik
Bebas cacat alat reproduksi, tidak memiliki ambing abnormal dan tidak menunjukkan gejala kemajiran
Bebas dari cacat alat kelamin, memiliki libido yang baik, memiliki kualitas dan kuantitas semen yang baik, serta tidak mempunyai silsilah keturunan yang cacat secara genetik
Semua syarat umum harus terpenuhi sebelum seleksi dilanjutkan.
Tidak memenuhi syarat
Gunakan pita ukur di lingkar dada (di belakang kaki depan) dengan sapi berdiri tegak.
Jenis kelamin
Betina
Jantan
Standar seleksi calon induk adalah betina.
Persyaratan Kualitatif Sapi Bali
Warna Bulu
Memiliki warna bulu hitam, kaki bagian bawah putih, pantat putih berbentuk setengah bulan, dan ujung ekor hitam
Bentuk Tanduk
Memiliki tanduk yang tumbuh baik, simetris, dan berwarna hitam.
Bentuk Kepala dan Leher
Memiliki kepala lebar dengan leher kompak dan kuat
Warna Bulu
Memiliki warna bulu merah, kaki bagian bawah putih, pantat putih berbentuk setengah bulan, ujung ekor hitam, dan garis belut hitam pada punggung.
Bentuk Tanduk
Memiliki tanduk pendek dan kecil sesuai karakteristik sapi Bali betina.
Bentuk Kepala dan Leher
Memiliki kepala panjang dan sempit serta leher ramping
Syarat menyesuaikan jenis kelamin yang dipilih.
Tidak memenuhi syarat
Penentuan umur
Berdasarkan tanggal lahir
Input umur dalam bulan
Berdasarkan pengamatan gigi seri
Tanggal lahir
Sumber catatan
Umur sapi
bln
Umur dalam bulan
bln
Sumber informasi
Alasan atau catatan
Pilihan Po-el
Pilih Po-el
Po-el 1 - Taksiran umur 1,5 sampai 2 tahun
Po-el 2 - Taksiran umur di atas 2 sampai 3 tahun
Po-el 3 - Taksiran umur di atas 3 sampai 3,5 tahun
Jumlah pasangan gigi permanen
Pilih Po-el untuk melihat taksiran umur dari referensi.
Rentang umur referensi
Min -
-
bln
Max -
Geser umur hanya dalam rentang referensi Po-el yang dipilih.
Foto gigi
(opsional)
Ambil / pilih foto gigi
JPG, PNG, atau WEBP. Foto besar akan disesuaikan otomatis.
Catatan pemeriksaan
(opsional)
Rumus bobot badan
Bobot Aktual
Rumus Djagra
Rumus Lambourne
Rumus Schoorl
Sistem akan memakai rumus di atas jika bobot aktual kosong.
Pendugaan bobot badan
kg
Isi panjang badan dan lingkar dada untuk menghitung pendugaan.
Bobot badan aktual
(jika ada timbangan)
kg
Kosongkan jika tidak ada — sistem menghitung dari rumus (Djagra / Lambourne / Schoorl).
Panjang badan
cm
Lingkar dada
cm
Tinggi pundak
cm
Persyaratan Kuantitatif Sapi Bali
Pilih jenis kelamin dan umur untuk melihat standar.
Standar
Standar akan tampil otomatis setelah data dasar terisi.
Isi ukuran tubuh untuk melihat kesimpulan kelas.
Body Condition Score
Pilih kondisi tubuh sapi sesuai pengamatan.
BCS 1 - Sangat Kurus (0-10)
Tulang rusuk, tulang belakang, pinggul, dan pangkal ekor terlihat sangat jelas.
BCS 2 - Kurus (11-20)
Tulang rusuk dan pinggul masih terlihat jelas, tetapi sudah terdapat sedikit penutupan otot dan lemak.
BCS 3 - Sedang atau Ideal (21-59)
Tulang rusuk tidak terlalu menonjol, pinggul mulai tertutup, dan bentuk tubuh terlihat proporsional.
BCS 4 - Agak Gemuk (60-79)
Tulang rusuk tidak terlihat, pinggul tertutup, dan terdapat penumpukan lemak ringan pada pangkal ekor.
BCS 5 - Gemuk Sekali (80-100)
Terdapat penumpukan lemak yang jelas pada pangkal ekor, pinggul, rusuk, dan bagian tubuh lainnya.
Nilai pengamatan kondisi tubuh
0
/100
0
100
Catatan BCS
(opsional)
Pengamatan Fenotip Kualitatif
Centang ciri lapangan yang terlihat pada ternak.
0 indikator
Warna Bulu Khas Bali
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Warna tubuh sesuai ciri khas Sapi Bali
Wajib
Warna tubuh menunjukkan karakter khas Sapi Bali.
Bagian kaki menunjukkan warna khas
Warna bagian kaki sesuai karakter fenotip Sapi Bali.
Bagian pantat berwarna khas
Warna bagian pantat sesuai karakter fenotip Sapi Bali.
Garis hitam pada punggung sesuai ciri warna khas
Garis hitam pada bagian punggung terlihat sesuai karakter warna Sapi Bali.
Catatan Warna Bulu Khas Bali
(opsional)
Garis Punggung Lurus
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Garis punggung terlihat lurus
Wajib
Garis punggung dari bagian gumba hingga pangkal ekor terlihat lurus dan tidak melengkung secara abnormal.
Struktur punggung terlihat kokoh
Bagian punggung tampak kuat, proporsional, dan mampu menopang tubuh dengan baik.
Bentuk punggung terlihat simetris
Sisi kiri dan kanan bagian punggung tampak seimbang serta tidak menunjukkan kelainan bentuk.
Tidak terdapat cacat pada bagian punggung
Tidak terlihat cekungan, tonjolan, cedera, atau kelainan fisik pada bagian punggung.
Catatan Garis Punggung Lurus
(opsional)
Kaki Kokoh
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Keempat kaki terlihat kokoh
Wajib
Keempat kaki mampu menopang tubuh dengan baik serta tidak tampak lemah.
Posisi kaki berdiri tegak
Posisi kaki terlihat tegak dan tidak mengarah terlalu ke dalam atau terlalu ke luar.
Bentuk dan posisi kaki simetris
Pasangan kaki depan dan belakang terlihat seimbang serta proporsional.
Tidak terdapat cacat atau kepincangan
Wajib
Tidak terlihat pembengkakan, luka, kelainan kuku, atau tanda kepincangan saat ternak berdiri maupun berjalan.
Catatan Kaki Kokoh
(opsional)
Ambing Baik
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Bentuk ambing terlihat normal
Wajib
Ambing berkembang secara normal dan tidak menunjukkan bentuk yang abnormal.
Bagian ambing terlihat simetris
Bagian kiri dan kanan ambing tampak seimbang serta tidak menunjukkan perbedaan yang mencolok.
Jumlah dan posisi puting terlihat normal
Wajib
Puting terlihat lengkap, berkembang normal, dan berada pada posisi yang sesuai.
Ambing tidak menunjukkan kelainan
Wajib
Tidak terlihat luka, pembengkakan, pengerasan, peradangan, atau kelainan lain pada ambing.
Catatan Ambing Baik
(opsional)
Organ Reproduksi Jantan Baik
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Testis berjumlah dua dan tampak normal
Wajib
Kedua testis terlihat berkembang normal dan berada di dalam skrotum.
Testis terlihat simetris
Wajib
Testis kanan dan kiri memiliki ukuran dan bentuk yang relatif seimbang serta tidak menunjukkan perbedaan mencolok.
Skrotum terlihat normal
Wajib
Skrotum berkembang normal, tidak menunjukkan pembengkakan, luka, peradangan, atau kelainan bentuk.
Organ kelamin tidak menunjukkan kelainan
Wajib
Penis, preputium, skrotum, dan area reproduksi yang dapat diamati tidak menunjukkan cacat atau kelainan yang terlihat.
Catatan Organ Reproduksi Jantan Baik
(opsional)
Temperamen Jinak
Centang semua ciri yang terlihat pada ternak.
0 dari 4 indikator
Ternak terlihat tenang
Wajib
Ternak tidak menunjukkan kegelisahan berlebihan saat diamati.
Ternak dapat didekati dengan aman
Ternak tidak langsung menyerang, menendang, atau melarikan diri secara berlebihan ketika didekati petugas.
Ternak mudah dikendalikan
Ternak dapat diarahkan, dipegang, atau diposisikan untuk pemeriksaan tanpa perlawanan berlebihan.
Tidak menunjukkan perilaku agresif
Wajib
Ternak tidak menunjukkan perilaku menyerang, menanduk, menendang, atau mengancam petugas.
Catatan Temperamen Jinak
(opsional)
PBBH — Pertambahan Bobot Badan Harian
Hitung otomatis
Input manual
Pilih cara pencatatan PBBH sesuai data lapangan yang tersedia.
Bobot awal
kg
Bobot akhir
kg
Periode pengamatan
Tanggal
Jumlah hari
Tanggal awal
Tanggal akhir
Lama hari
hari
Lama hari
hari
Hasil PBBH otomatis
kg/hari
Nilai PBBH manual
kg/hari
Sumber PBBH
Pilih sumber
Catatan peternak
Riwayat penimbangan
Hasil penelitian
Data petugas
Lainnya
Keterangan sumber
Acuan minimum PBBH:
>= 0,35 kg/hari
.
Metode bobot kriteria
Pilih metode yang dipakai untuk menghitung nilai indeks.
AHP / Pendapat Pakar
Rekomendasi default sistem.
Standar Nasional
Berbasis standar nasional.
Statistik / PCA
Berbasis pendekatan statistik.
Manual
Menggunakan bobot yang diatur manual.
Bobot mengikuti model aktif pada metode yang dipilih.
Jika PBBH kosong atau 0, bobot PBBH dialihkan ke Bobot Badan saat indeks dihitung.
Ringkasan input
Periksa data sebelum menghitung indeks seleksi.
Identitas & metode
Kode
-
Umur
-
Metode
-
Rumus bobot
-
Ukuran tubuh
Bobot
-
Panjang badan
-
Lingkar dada
-
Tinggi pundak
-
Kriteria performans
BCS
-
Fenotip kualitatif
-
PBBH
-
Nilai Indeks Seleksi
0.0
dari 100
Menunggu hasil
Lengkapi form lalu hitung indeks seleksi.
Ringkasan skor per kriteria
Bobot PBBH dialihkan ke Bobot Badan karena nilai PBBH kosong atau 0.
Bobot Badan
Z -
0
Tinggi Pundak
Z -
0
Panjang Badan
Z -
0
Lingkar Dada
Z -
0
BCS
Z -
0
Fenotip Kualitatif
Z -
0
PBBH
Z -
0
Standar Kuantitatif
Hasil standar akan tampil setelah indeks dihitung.
Rekomendasi
Sapi
-
akan dinilai berdasarkan indeks seleksi terbaru.
Selesai
Lihat / Download PDF
Kembali
Lanjut
Hitung Indeks